Saturday, December 12, 2009

Laptop Warz: Attack of the Pramubi

Ok, diantara kenistaan-kenistaan yang pernah dialami RaZ di SMA Labschool Kebayoran. Ada satu kenistaan yang paling hina, sedemikian destruktifnya sehingga jika anda mengingat kejadian ini sampai umur 20 tahun, anda akan mengalami kram rahang, sakit perut dan bahkan kematian bagi mereka yang tidak kuat menahan tawanya.

Alkisah, di negeri Pravega nun jauh di dekat masjid. Hidup seorang anak dengan laptopnya. Laptop itu bernama Razan dan anaknya bernama Acer. Beberapa hari berlangsung mereka bertukar nama. Suatu hari sang anak (yang sekarang bernama Razan) membawa laptop ke dunia Pravega untuk mempertemukan Acer dengan teman-temannya. Mereka bermain sampai larut (pukul 14:48) menyadari waktu, sang supir istana pun memanggil Razan dengan alat ajaib bernama Hand-Phone-Pinjaman-dari-anak-di-antar-jemput karena beliau terlalu pelit untuk menggunakan HPnya sendiri.

Beberapa detik kemudian panggilan dari Hand-Phone-Pinjaman-dari-anak-di-antar-jemput sampai ke HandPhone Razan dan membuat makhluk itu bergetar dengan hebatnya (bukan karena takut, tapi memang itu fungsinya) dan terjadilah percakapan singkat antara Razan dan supir itu setelah Razan mempause DotA yang Razan mainkan.

Supir: Razan, dimana ayo pulang.
Razan: Aku tidak bisa meninggalkan teman-temanku pak. Bapak harus mengerti.
Supir: ......... Ya udah, cepetan pulang ada yang mau les.
Razan: Terimakasih pak, saya terima kebaikan ha...
Supir: *Menutup teflon*
SHYUUUUU.... [/Sunyi]
Razan pun tergopoh-gopoh merapikan tas, mengambil Charger, dan bergegas keluar.

Saat di dalam kereta labu, muncullah merpati sms dari jody yang berkata. "Razan, laptop lo ketinggalan. Sekarang ada di Pak Risang". Panik, Razan pun mulai menelpon ke beberapa orang seharian itu. Berikut kronologi yang didapatkan Razan dari hasil Rp3000 dari pulsa Razan

>Laptop Razan tertinggal (pasti)
>Beberapa orang menemukan Acer malang yang sedang meratapi nasibnya (bukan 'kenapa pemilik gw kayak gini' tapi 'kenapa gw gak punya kaki' karena dia tau dan mengikuti peraturan Razan gak boleh disalahkan)
>Beberapa diantara penemu Acer berusaha mengamankan Acer.
>Muncul sosok mengerikan di pintu. Sosok itu adalah PRAMUBI (PRAmubakti MUsuhnya BhIma) berbentuk Mollusca namun berjalan layaknya Platyhelminthes.
>PRAMUBI bertitah: "Udah saya aja yang amanin" dengan gaya ngototnya dan menghilang bersama Acer.
>Kemunculan Pak Risang Perdana dalam sequel ini yang sedang mencari-cari Razan
>Jody meng-sms Razan.
>Razan menyimpulkan: "Pak Risang Sedang Memegang Acer, tapi SOK gak tau"

Kejadian itu memuncak keesokan harinya. Razan berpikir dengan jahat, "Gw lapor ke guru BK aja, mampus kau hai Risang D, mwahahahaha". Dan itupun terjadi, akhirnya guru BK menelfon Pak Risang dan beliau menyuruhku bertemu dengannya setelah Jum'atan.

Setelah Jum'atan terjadilah kontak fisik antara kedua orang yang dipertemukan oleh tali nasib ini. Mereka terhubung dengan Laptop dan dengan satu tujuan: Laptop. Pak Risang pun menembakkan Kamehameha, Razan menghindar dan membalas dengan tendangan jarak jauh.

....

OK, gak gitu.


Razan pun memulai kebohongan demi kebohongan hanya untuk mendapatkan sebutir laptop dan seonggok angka 1 dan 0 di dalamnya.

Pak Risang (PaRis): Ada apa Razan?
RaZ: (baru mulai sudah bo'ong, beliau sepertinya bukan pembohong amatir) Saya mau ngomong soal laptop.
PaRis: (Hmm, dia belum tau laptopnya ada di saya atau pura-pura, mungkin anak ini punya bakat) Oh, iya gimana udah bilang ke orang tua?
RaZ: (serangan! Razan coba jawab sejujurnya dulu) Belum pak!
PaRis: Kenapa belum, itu laptop siapa?
RaZ: (masih menyerang? Sepertinya beliau dari kelas atas, bahkan bukannya tidak mungkin dia terlibat dengan organisasi bohong internasional) Laptop saya pak.
PaRis: (Gak, masalah. Dia masih dibawah levelku) Itu belinya pake uang kamu?
RaZ: (Kayaknya udah waktunya Razan bohong, demi Acer yang telah lama menunggu) Iya, pak! Tapi kayaknya bakal diamanain deh pak kalo yang nemunya baik.
PaRis: (Serang lagi) Gimana kalo yang nemu bukan orang yang bertanggung jawab?
RaZ: (Heheh dia kena teknik conundrum. Dalam psikologis, pasti ada fakta yang cuma diketahui orang yang lagi boong. Kena kau hai Risang D, Selanjutnya, gw jawab apapun juga gapapa)Mungkin ilang pak.
PaRis: (Sial mulai ketauan. Kayaknya dia udah tau deh, ya sudahlah ngaku aja) Kamu harus berterima kasih ke Pak Rubi
RaZ: (Gw, gak puas. Harus gw bales, mwahahahaha)Itu sebenernya ditemuin sama temen-temen Razan dulu pak. Cuma katanya Pak Rubi biar dia aja yang simpenin.
PaRis: (Udahlah, gw tahan juga udah gak ada gunanya) Ya, udah. Barangnya disana.
RaZ: (HAH HAH, eat that!) Makasih pak *senyum*

Akhirnya setelah perjuangan keras laptop Razan berhasil dikembalikan. Sesuai dengan menurut pepatah lama. "Antagonis pasti menang, jika kita masih Protagonis, berubahlah!"

Razan dan Acer pun sampai detik ini masih menceritakan kisah ini di Everlasting Rain. Mereka pun hidup bahagia selamanya

Thursday, December 3, 2009

Kill the World...

Beberapa hari mengenaskan telah berlalu di minggu ini. Semua bersifat destruktif pada mental, korosif pada saraf kewajaran dan mitosis pada sel (ok, ignore the last one). Akhirnya RaZ dapat memaklumi hasil survey di Jakarta yaitu: 6 dari 10 warga Jakarta terkena PENYAKIT JIWA ringan. Bahkan 2 warga di hari yang sama telah (janjian) bunuh diri dengan cara yang sangat eksentrik: Loncat. Ya, loncat. Namun alih-alih menyembunyikan kematian mereka, mereka justru dengan bangga mempersembahkan pertunjukkan bunuh diri di mall-mall besar di Jakarta dan keduanya loncat dari lantai 5. Sang perempuan (loncat dari lantai 5 Grand Indonesia, West Mall) loncat dari eskalator selagi berjalan-jalan bersama keluarganya. RaZ gak habis pikir apa yang terjadi. Tapi menurut hipotesa RaZ ini alasannya:

fam of Ce'Suicide: [naik tangga berjalan pelan-pelan]
Ce'suicide: ah lama banget. Bosen ah, bunuh diri aja

Lalu dia loncat...


OK ini blog harusnya tentang RaZ buka tentang orang-orang depresi yang hendak, pernah dan sedang melakukan bunuh diri. Not my problem!

Inilah list kenistaan yang terjadi pada RaZ:

NistaDay 1: Siksa Rabu
OK, lagi-lagi RaZ akan memaki guru kimia. Beliau memberi soal pada seonggok kertas dan mebyuruh kita menjawabnya. Sebenernya kalo mau ngaku ini semua bukan salah siapapun melainkan setan mengerikan yang bangkitb setiap satu tahun sekali dengan frekuensi asal yang dikarang seenaknya oleh RaZ: My Bad Mood. RaZ membentak hampir siapa saja yang berbicara.

Qin-tan: Zan...
RaZ: Diem!
Jo: RaZ...
RaZ: Bacot!
Qin-tan: biasa aja deh lo
RaZ: Diem aja lo. Berisik tau gak!
Bhimzz: Razan kenapa sih?
RaZ: Berisik juga lo Bhim!
Guru: Razan kenapa
RaZ: Mati aja lo... eh, kenapa pak
...

Hiraukan dialog terakhir... lagi. Dan tingkat stress RaZ bertambah ketika RaZ sadar bahwa RaZ tidak membawa kaos dalam untuk dobel baju OR. Padahal mingu lalu, guru perut gelambir itu mengajak bermain basket tanpa kaos OR bagi yang kena first blood. Aaaaarghhh. Untungnya hari itu ternyata kita berlatih memukul ala baseball. Namun, all hell will end hell: beliau menyuruh RaZ memukul. Pukulan 1, gagal. Kedua, gagal sampai akhirnya pada pukulan kelima RaZ berhasil menghabiskan kesabaran guru perut gelambir yang akhirnya menyuruh RaZ ganti.


NistaDay 2: Spartan Thursday
Waw! 2 ulangan at a time. Yaitu combo kurang ajar Fisika dan Kimia. Namun untungnya soalnya gak seberapa jika dikomparasikan dengan otak RaZ yang jenius (awwwww....). Namun itu cukup untuk membuat RaZ panik di hari sebelumnya. Untuk menghilangkan stress RaZ bertamasya ke kantin untuk memesan crepes Choco Peanut Cheese dan Choco Banana sebagai "titipan" orang rumah. Namun saat pulang, tukang crepes hermaprodit tersebut berkata dengan entengnya:

"Oiya dek, lupa"
[senyum]

Muncul perasaan di dalam hati untuk menjedotkan jidat penjual crepes tersebut ke loyang crepes dan memarut kepalanya. Namun syukur hati kecil RaZ mengingatkan:

Hepar(Hati): Jangan RaZ itu tidak baik.
RaZ: Sok suci lo RaZ
Hepar: Tidak baik mengotori tangan kita dengan manusia rendahan
RaZ: Oiya, gw pinter juga!
Hepar: Emang, kita kan Razan

RaZ pun berhasil mengurungkan niat membuat crepes parutan muka dan kembali pulang.

Selesai

...


TIDAK!!! Ini belum berakhir!
Bahkan sampai malam saat RaZ mengetik ini, setan-setan sekolah pun masih menghantui muridnya. Sebagai setan yang taat peraturan, ideal dan calon penerus bangsa setan, SEJARAH & BAHASA INGGRIS (yang sangat terkutuk dan amat terhina) masih membebani weekend kami dengan presentasinya yang kurang ajar.

Haaah....


Make a better place for me, just for me

Friday, November 27, 2009

Cause We Had A Bad Day

We sing a sad song just to turn it around...

Sayangnya kalo RaZ nyanyi sad song RaZ bakal tambah nangis (tapi BUKAN menangisi suara sendiri!)

Beberapa kejutan terjadi di hari Kamis, it all started when I was small... Mungkin bukan itu. Jadi Kamis ini adalah 'Judgment Day' bagi 20 makhluk haus remedial kelas X-aksel-1. Sebutkan bersama-sama: PEMBAGIAN RAPOR. Ya, saya ulangi PEMBAGIAN RAPOR untuk jelasnya ini adalah PEMBAGIAN RAPOR semester 1 yang dipercepat ke November, dimana PEMBAGIAN RAPOR reguler diadakan di akhir tahun.

Melarikan diri dari event nista tersebut. RaZ, Zaky, Jody(nyonyon boy), Ananta dan Qintha mengikuti acara lain yang diselenggarakan oleh sekolah yaitu perakitan Gundam. Jujur, sebelumnya pengetahuan RaZ tentang Gundam hanya sebatas menonton iklannya di animax (yang bahkan sekarang sudah tidak pernah ditonton). Orang-di-Depan-Penyandang-Mike (disingkat ODPM) pun bertanya dan memulai percakapan RaZ dan Zak-kun
ODPM: Siapa disini yang sudah mengoleksi Gundam?
[Beberapa Murid mengangkat tangan]
ODPM: Disini semuanya udah kenal Gundam kan, atau ada yang belum kenal
[Semua mengangkat tangan]
RaZ: *Mengangkat tangan perlahan*
Zak-kun: Ya iyalah, siapa yang gak kenal sok ikut-ikutan.
RaZ: Haha, iya hina banget. [Dalam hati: Iya, hina banget gw!)
Zak-kun: Ketauan banget cuma minta mainan gratis.
RaZ: Hahaha (dalam hati: gw kutuk lo degrade! Sampah, berhenti ngomong deh lo Zak!)

Ketika asyik merakit aura jahat pun merasuki HP Ananta. HP itu hidup dan menyerang kita, lal semua mati di tangan HP Ananta dan, dan, dan, ....... back to topic. Aura jahat itu muncul sebagai sms dari Arsa yang (isinya RaZ gak tau persis) menyatakan dia degrade! RaZ yang lagi asyik (nyii...haw!)pun hanya berkata "hah, Arsa!" sembari melanjutkan. Dibalas Ananta: "Kok lo berdua gak sedih sih?". RaZ pun berhenti merakit benda kecil itu. Namun, masih bukan karena mendengar perkataan Ananta melainkan mengistirahatkan mata yang minusnya mulai bertambah lantaran ukuran kecil Gundam yang membuat RaZ hampir juling ketika merakitnya.

Sesampainya di bawah RaZ baru sadar "Hah, Arsa degrade!"
"Bukan Arsa aja, Haviz sama Rifi juga kena!"
DEGH!

Sesampainya di depan homebase kita pun berduka (kecuali Jody/cicit/nyonyon yang memang masih memiliki pikiran anak-anak seusianya, baca:13). Sembari mengintip ke dalam ruang kelas kita melihat orang tua kita ngeliatin papan tulis bergambarkan karikatur wajah anak-anak sekelas (made by Hans/Hansa/Hansaplast) beberapa bahkan memfoto. Dilanjutkan dengan tradisi ortu saat bagi rapor. Tuker-tukeran nilai, yang jelas bukan berarti menukar nilai anaknya dengan nilai yang lebih bagus dengan cara yang aneh-aneh (jangan berpikiran macem-macem, maksudnya barter) tetapi membanding-bandingkan nilai anaknya dengan nilai anak yang lain (My mommeh doesn't involved, she's innocent I'm tellin ya!) yang sangat sangat sangat sangat pangkat 224 membuat kita DMG (baca DEMEG)

Just when I thought I'm free. Ternyata my mommeh gak bawa mobil lantaran mobil terkena tabrakan beruntun di tol. My mommeh and my daddeh sih gapapa tapi mobilnya hancur berantakan (gak gitu, itu cuma efek dramatisir aja biar seru) dan harus dibawa ke bengkel. And That Means: RaZ harus menghabisi weekend di rumah yang seharusnya RaZ pergi ke puncak (rumah my mommeh) dalam rangka Idul Adha. Padahal RaZ sudah merelakan tidak ikut acara 'Nginep at School' bareng hanya untuk pergi ke sana. Hiks

Cause we had a bad day...
We had a bad day!

Tuesday, November 24, 2009

Peaceful (awkward) Times

Hi! Just another post by RaZ.

Setelah UAS berakhir, X-Aksel-1 pun kembali damai. Kursi kembali berpasang-pasangan, remed-remed menghilang dan kelas pun kembali rusuh. Namun, karena 20 makhluk ini berada diantara 2 semester (genap dan ganjil), guru-guru mulai menghilang satu persatu secara misterius. Beberapa diantaranya masih menghuni ruang AV, beberapa meninggalkan jejak berupa tugas dan lainya menghilang menyisakan gaji (hehehe maaf)

Intinya kelas kita kembali ke kehidupan normal X-Aksel-1 dan guru-guru berada dalam situasi malas mengajar yang berarti memberikan berjuta waktu luang untuk menggila.

Tawa pun menghiasi kelas. Kita tertawa, tertawa, tertawa, ..... dan tertawa sehingga memunculkan sejumlah gejala-gejala aneh seperti pegal rahang, sakit perut stadium 4 bahkan dalam tingkat yang lebih parah sebagian mengalami makananiskeluarlewathidungus. Kita mempocongisasi orang dengan kain yang tiba-tiba muncul di kelas untuk mengejutkan guru B.Indonesia yang ulang tahun, ngomongin yang-tidak-boleh-dibahas-sebelum-tiga-belas-tahun, nonton orang pacaran (maaf ya Hans!) dan hal-hal gila lainnya.

Sebagai profesional dalam bidang pengetikan blog-blog gila atau sering juga disebut freakblogologi (log tidak boleh dicoret). RaZ telah menyiapkan event besar sebagai ending dari post (gak usah nangis, ntar RaZ ngepost lagi kok).

Jeng jeng jeng jeng

OPERATION: ULANG TAHUN BHIMA+PERAYAAN HUT ADNAN (yang tadinya tertunda)!!!

Prologue: Behind the Scene
Kue siap di tempat (lemari bawahnya OHP), acting standar: sok-sok lupa dia HUT dan info kepada para guru. Pak Afdar menolak tapi akhirnya mau setelah bilang dosanya ditanggung Aufa (uye!) dan Ananta

Part 1: Larilah Anak (cowok) Aksel
Pelajaran Pak Ajmain (guru kimia yang baik hati tapi bersoal buruk rupa), entah nasib entah sengaja, Adnan dan Bhima gak bawa buku kimia. Akhirnya Pak Ajmain (berakting) marah dan menyuruh semua anak cowok X-Aksel-1 berlari keliling lapangan hijau sejumlah 5 kali. Sementara yang lain hanya berlari sebanyak 3 kali (dengan metode 'guru sok-sok gak liat'), mereka berlari full sebanyak 5 putaran. Sukses! Mereka capek berat layaknya 'terkena penyakit Asma dan diberi nafas buatan oleh Adnan'.
Success Rate (3/5)

Part 2: "Sampai Jumpa di Reguler" by Pak Afdar
Dan sebagai klimaks adalah presentasi di pelajaran ekonomi. Kedua target (yang lagi-lagi dihubungkan oleh tali nasib) membuat kelompok bersama. Sekali membentak 2 orang tersiksa, wkwkwkwk. Berikut dialognya (diperpendek karena kemalasan penulis):

Pak Afdar: Presentasi kok JELEK BANGET
2 Korban Ulang Tahun yang Teraniaya (2KUTyT): *JLEB*
*hening*
2KUTyT: Maaf pak *menyerahkan hard copy*
Pak Afdar: *MemBUANG hard copy tanpa menoleh ke tumpukan kertas tsb*
Pak Afdar: Kamu ini bukan kelas XA, XB, ... atau XE! Kalian ini kelas XF. Mungkin kalau mereka yang seperti ini mungkin saya tidak apa-apa.
2KUTyT: *tampak memelas*
Pak Afdar: Kalian berdua keluar. Terima kasih untuk 1 semester di kelas akselerasi ini. *menyalami Adnan*
Bhima sbg 2KUTyT: Tapi pak...
Pak Afdar: Gak papa, sampai ketemu di reguler.

Lalu mereka keluar. Pak Afdar melanjutkan khutbah sekonyong-konyong beliau serius dan berhenti ditengah-tengah. Kita sekelas (untuk kesekian kalinya di hari itu) ketawa massal besar-besaran, (mungkin mencapai 9 skala richter). Pak Afdar pun menerima 'The Big Brown Cake' sembari bersembunyi di bawah meja. 2 orang yang sudah puas ketawa pun keluar dan memanggil dengan alasan "dipanggil Pak Afdar". Mereka pun masuk (setelah penantian yang cukup lama karena Bhima ke toilet untuk 'toss big water') dan SURPRISE!!!! Hahaha mereka sampe nangis lo karena menganggap itu betulan. Acara ini diakhiri oleh tempika tempiki (tempel, bukan cium. Kalo cium sih Yuch!) dari Pak Afdar kepada 2KUTyT
Success rate (6/5)

Ending: Unexpected Gift
Plan 2 selesai dan Pak Afdar menagih delivery sebagai bayaran acting. Namun, sampai waktu Dzuhur pun tidak ada yang memesan delivery. Karena ancaman Pak Afdar (nilai ekonomi kita T_T) kita pun mulai panik. Tiba-tiba ibunya Bhima datang membawa tiga kantung plastik besar. Yang besar, sedang dan kecil. Goldilock membuka bungkus yang besar............... Ok, RaZ mulai ngawur. Satu diantaranya berisi kue lagi (yang sudah tidak mungkin kita makan dengan alasan medis: diabetes dan alasan asal: kue lagi!?) dan dua kantung lainnya adalah HokBen paket B (kalo nggak salah, yang jelas yang beef yakiniku). Wooow makasih Bhima. Tunggulah Ulang tahun kita: The Maret Community, dimana 5 otak licik kelas bersatu padu.



That's that, Ciao!

PS: Jangan nangis lagi, RaZ ngepost lagi kok. Cup cup cup.

Friday, November 20, 2009

Rebirth!

Hai! Setelah selang waktu yang cukup lama (Ok, mungkin SANGAT lama) akhirnya RaZ memutuskan untuk menulis di blog yang telah lama ditelantarkan ini.

Akhirnya RaZ dengan selamat naik ke kelas 10 akselerasi Labschool Kebayoran, suatu kelas dimana subspesies-subspesies langka dari Homo sapiens penyembah stoikiometri yang dikumpulkan untuk menjalankan 2 tahun di SMA sembari berteriak-teriak, bukan karena senang melainkan rintihan-rintihan mengerikan yang cukup untuk membuat guru BK mengangguk-angguk pasrah sambil menjawab "Iya, iya hebat banget. Kapan-kapan Ibu diundang yaa" sambil tersenyum (sedikitnya terpaksa) ketika RaZ memberi info tentang existansi dunia RaZ.

Jeng jeng! Pengenalan tokoh baru

Ananta = cewek maniak musik, partner 'menggila bersama' RaZ, mantan Naruto. Menguasai sejumlah alat musik dai piano sampai petik jari. Pingin cepat-cepat pindah ke dunia RaZ dengan alasan disana gak ada logaritma n stoikiometri

Zak/Zak-kun = maniak manga. Sering berkomplot dengan RaZ dalam pembuatan ide-ide gila dengan bakat gambarnya yang kurang ajar.

Qintha/Qin-tan= Samurai girl. Tampak jutek, sering menggila bareng tapi tetap stay cool.

Cali/Mahaguru = Hobi dota, gak pernah remed, MT Kelas!!!

Aufa = Karena suatu alasan dia mulai memuja Deuteromycetes/jamur imperfekti. Salah satu anggota GTwR (Gila Together with RaZ)

Arsa = Badan besar tapi baik banget... Satu-satunya anggota GTwR yang gak pernah sok-sok nyolot. Mendukung cita-cita RaZ dalam membangun dunia RaZ.

Ani = Remed Geografi kita gimana!!!

Dio/strong = Calon BN. Selalu suka sama kakak kelas dan selalu ketauan (jelas banget!)

Arif/Rifi = Sering diperbudak. Info lain dalam penelitian (termasuk gender), anak dance(?)

Adnan/At-nun = Makhluk besar aneh, salah satu dari 3 otak kelas (bersama mahaguru dan strong). Sering adu kepala dan menyimpan banyak keanehan dalam pacarnya (laptop)

Yang lain menyusul

Friday, May 15, 2009

Crushes and Crash

Hari ini RaZ akan sedikit melebay yang mungkin agak berbahaya bagi mereka yang tidak kuat mental. Mwahahahaha

Tadi RaZ ada forum caksel(calon akselerasi) SMA Labschool Kebayoran dan kebetulan lagi Labspart (maksudnya gabungan sport ama art gitu deh kayaknya) jadi RaZ berasa anak gaol gitu deh.

RaZ pulang cukup telat yaitu jam 5 dari waktu yang seharusnya (jam TIGA) akhirnya RaZ makan-makan dulu di Lansat Corner, sebuah tempat elite bagi kaum SMP Labsky berhubung hargany yang mahal dengan 'Gigi' dan 'Praline' (Gita dan Dian) dan RaZ jadi ngerasa aneh sendiri gitu duduk di situ. RaZ mendengar pembicaraan mereka tentang siapa yang mereka suka dsb, dsb. Dan of course mereka ngajakin ngobrol juga sampai-sampai berhasil membuka rahasia RaZ. All we speak about was our crush. Setelah selesai makan mereka sukses meninggalkan RaZ sendiri pada pukul setengah 5, which means I have to wait for another 30D*MNMINUTES!

Just when I thought everything goes 'Happily ever after' (mobil RaZ datang) dan RaZ rileks dengan merebahkan diri di kursi mobil honda jazz yang (jauh) lebih nyaman daripada bangku-bangku yang ada di koridor sekolah (often called Plaza). An idiotic, umannered, ******, ******' motor crash my car on the back in RC Veteran. BOOM!!!(Gak separah itu sih). Akhirnya nyokap RaZ mengejar namun karena macet yang wtf banget akhirnya nyokap RaZ dengan nekat dan tanpa pikir panjang langsung ngelawan arah lewat jalur kanan. Untung-untung ada polantas yang bantuin nangkep.

Setelah itu beliau menyuruh RaZ untuk turun dan melihat pengemudi motor nun tolol itu dan tuh motor bener-bener T-O-L-O-L, Totol! Akhirnya nyokap gw bilang via HP

My mommeh: RaZ! Kamu di mana
RaZ: Eeehh... di depan organon
My mommeh: Di mana?!
RaZ: Udah mama terus aja
My mommeh: Emang kamu tau mama dimana?
~HP ditutup~
RaZ:*calling*
Polantas: Udah biar bapak aja yang ngomong
My mommeh: HALO RAZ! KAMU DIMANA!!!
Polantas: Bu ini polisi bu.
My mommeh: Oh, polisi, bla bla bla (dengan nada marah yang agak malu-malu)

Terus my mommeh turun dan men-'ceramahi' habis-habisan dan minta ganti uang asuransi. Terus my mommeh cepat-cepat kabur gara-gara gak bawa SIM n STNK (takut dimintain polisinya juga) Terus sampe perjalanan ke rumah My mommeh sesekali bertitah: "Liatin ke belakang, siapa tau ada yang ngikutin" Hehe. As for the car, dia baik-baik aja tuh di garasi RaZ, cuma bumper agak nganga dikit dan baret-baret sedikit (plus nempelnya cat motor dia yang murahan itu). Kalo dipikir-pikir lagi pasti motor dia yang lebih rusak yaa... hehehe

That's it for today Ciao!

Saturday, May 9, 2009

Musicale

Eheheheh kemarin ada ujian praktek musik di sekolah. Satu angkatan (plus dua band angkatan diBAWAH RaZ) main dan ENAM angkatan menonton (Plus bapak, ibu guru dan bapak-bapak ibu-ibu yang menjemput ananda and that include supir). Dan itu FUN banget!

Oke, awalnya tuh RaZ ngeri banget ngeliat sebelum kita adalah dua anak gitar yang jagonya udah kayak apaan ta* dan dengan lebih kurang ajarnya membuat kelompok bedua. RaZ agak takut kelompok kita agak kebanting. To make it worse: hampir semua pianis yang tampil sebelum RaZ main solo dengan lagu-lagu yang lebih 'WOW!' (emang sih sebelum itu RaZ sempat TP TP maen Fantaisie Impromptu yang, walaupun belum bisa semuanya, memberikan impresi yang baik kepada RaZ *confession*). Bahkan sebelum itu di backstage vokalis RaZ (tidak RaZ sebutkan sebelum mendapat persetujuan) sempet ngasih 'doain-gw-hugglez'.

Akhirnya kita maju itu tuh yang dodol-dodol gitu semua. RaZ berhenti di tengah-tengah permainan karena lupa (grogi + demam panggung = et voila), gitarisnya juga katanya sempet salah-salah gitu dan vokalis RaZ: 'Y' lupa bahwa harusnya di bait terakhir dia diem dulu baru 'finish'-ing. Tapi untungnya si 'Y' punya simpenan suara tinggi yang naudzubillah buat ukuran cowok umur 14 taon (which made the crowd gone "WooooW!!!!") dan improv Slowman juga FUN-tastic makasih juga buat 'I-Pod 3G loverz' yang udah bantuin RaZ dengan gitarnya.

Sisanya RaZ duduk mendengar yang lain (kadang maen HP ketika melihat yang tampil ... "ORANG-ORANG ITU") dan lagunya tuh unexpected semua. 2 orang main Blue Danube dan yang lebih kaget akhirnya 'R' maen biola secara terang-terangan depan umum. N lagunya tuh keren BGT! (even if RaZ lupa judulnya). Anyway thankz buat mereka yang bener-bener doain gw, mensupport gw dan much much thanks buat Slowman, 'Y', hugglez-gal n 'I-Pod 3G loverz' for the fantastic play. Ciao!